Lewati ke konten utama
Selasa, 03 November 2026
Banner Heading Iklan

Cegah Perilaku Menyimpang, BNPT Sosialisasi Narkoterorisme Kepada Pelajar

Bekasi - Sebagai upaya pencegahan penyimpangan perilaku dalam lingkungan pendidikan, Badan Nasional Pencegahan Terorisme (BNPT) mengadakan sosialisasi akan pentingnya membente...

A
Admin 25 Desember 2021 · 19:14 WIB
2,536 kali dibaca • ± 2 menit baca
Cegah Perilaku Menyimpang, BNPT Sosialisasi Narkoterorisme Kepada Pelajar

Bekasi - Sebagai upaya pencegahan penyimpangan perilaku dalam lingkungan pendidikan, Badan Nasional Pencegahan Terorisme (BNPT) mengadakan sosialisasi akan pentingnya membentengi diri dari Narkoterorisme (Narkotika dan terorisme) terhadap para pelajar di MTs Plus Roudhotul Muhibbin Bekasi (23/12/2021).

Pada kegiatan sosialisasi tersebit hadir Bang Bilal selaku narasumber menyampaikan kepada para pelajar bahwa generasi unggul adalah generasi yang mampu merawat jasmani dan rohani.

"Tidak hanya kepada narkoba saja kita berani melawannya, kita juga harus berani menyatakan perang melawan paham-paham yang bertentangan dengan ideologi Pancasila terutama radikalisme dan terorisme," tegasnya kepada para peserta (23/12/2021).

Dikatakannya lanjut, kunci sukses generasi unggul terletak pada sumber daya manusia, nsionalisme atau cinta tanah air, dan disiplin dalam berbagai hal.

Menurutnya, sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia adalah pergerakan yang dilakukan oleh kaum muda di bawah para ulama dan tokoh adat.

"Peran serta pemuda-pemudi dalam menentukan masa depan Bangsa sangat vital, hancurnya suatu negara atau Bangsa ketika generasinya hancur baik dari mental spiritual maupun penyalahgunaan narkoba," ujarnya saat menyampaikan di depan para pelajar.

Bang Bilal mengingatkan kepada para pelajar maupun pemuda bahwa kelompok radikalisme dan terorisme memiliki strategi untuk menghancurkan Indonesia melalui penyesatan sejarah bangsa, politik adu domba antar anak bangsa dengan isu SARA.

Dia mencontohkan salah satu strategi dan taktik kelompok radikalisme dan terorisme ialah dengan mengkafirkan kelompok lainnya yang berbeda paham.

Pihaknya menjelaskan bahwa peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Imdonesia sudah sangat memprihatinkan. 

"Setiap hari 100 orang mati karena narkoba, 30% yang mati karena narkoba adalah dari golongan remaja, sedangkan remaja merupakan aset bangsa yang sangat berharga, generasi penerus bangsa ", ujarnya demikian.

https://youtu.be/-TwspajqCVs

Pariwara / Ruang Sponsor
Slot Iklan & Kemitraan Media

Pasang banner promosi atau advertorial bisnis: redaksi@bumiayunews.com

Bagikan:

Artikel Terkait

Bagikan ke WhatsApp