Lewati ke konten utama
Selasa, 03 November 2026
Banner Heading Iklan

Berdayakan Pemuda Dengan Dirikan Home Marketing

Cilacap – Beragam cara yang dapat dilakukan untuk menggugah dan menggerakkan pemuda desa agar lebih produktif lagi dalam beraktifitas apalagi di tengah pandemi seperti sekara...

A
Admin 10 Februari 2021 · 16:27 WIB
2,284 kali dibaca • ± 3 menit baca
Berdayakan Pemuda Dengan Dirikan Home Marketing

Cilacap – Beragam cara yang dapat dilakukan untuk menggugah dan menggerakkan pemuda desa agar lebih produktif lagi dalam beraktifitas apalagi di tengah pandemi seperti sekarang ini. Home Marketing, sebuah gerakan yang dipelopori oleh Hanif Ibnu Ramadhan, SM, pria kelahiran Cilacap yang juga lulusan S1 Manajemen Universitas Peradaban ini merasa tergerak ketika melihat teman-teman di desanya yang berusia produktif masih menganggur. Kondisi tersebut membuat pria yang akrab disapa Hanif ini memiliki keinginan untuk membuat sebuah wadah bagi teman-temannya untuk lebih produktif lagi, terutama dalam peningkatan taraf ekonomi.

Hanif menyampaikan bahwa awal mula didirikannya home marketer berawal ketika Ia dipulangkan dari gudang tempatnya bekerja. Setelah pulang dari perantauan, ia sempat menganggur selama beberapa bulan di rumah. Lanjut menurutnya, setelah pulang dari rumah Ia merasa prihatin terhadap teman-teman di desanya yang mengalami nasib yang sama dengan dirinya. Kondisi tersebut membuat Hanif harus segera mengambil peran untuk merubah kondisi yang dialami dirinya dan teman-temannya. Di pertengahan bulan Februari 2020 Hanif bergabung dengan salah satu CV yang bergerak di bidang marketing berbagai produk.

Melihat begitu potensialnya perputaran produk pasar di dunia digital marketing, Hanif pun mencoba merangkul tiga temannya untuk berdikari membuat sebuah wadah ‘home marketing’. Dengan modal ilmu manajemen pemasaran yang ia miliki, Hanif pun dengan telaten dan penuh kesabaran mentransfer ilmunya kepada empat temannya yang ia rangkul dalam satu tim. Hanif mengatakan bahwa saat ini aktivitas digital marketingnya sudah mendapatkan hati konsumen di wilayah eks karesidenan Banyumas (Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap dan Kebumen).

Sebelum mendirikan home marketing, Hanif dan teman-temannya masih sering menggunakan sistem transaksi cash on deliverry (COD). Karena begitu banyaknya konsumen yang sudah percaya dengan home marketing serta pangsa pasar yang semakin meluas, maka Hanif pun membuat sebuah terobosan baru, yaitu dengan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) timnya. Saat ini ia membuka kesempatan yang selebar-lebarnya bagi para pemuda atau siapapun yang ingin bergerak di digital marketing guna meningkatkan taraf ekonomi.

“Di home marketing ini nanti para pemuda akan mendapatkan ilmu bagaimana caranya menganalisa sebuah produk untuk kemudian dipasarkan”, kata Hanif (10/2/2021). Ia juga menambahkan bahwa nantinya teman-teman yang bergabung dalam home marketing akan diedukasi terkait penggunaan media sosial sebagai tempat untuk aktifitas jual beli sebuah produk, dari mulai branding, advertising dan selling.

Menurut Hanif, salah satu media sosial yang sering digunakan untuk aktifitas jual beli adalah facebook. Ia dan timnya menyiapkan akun media sosial seperti facebook  minimal 1 orang memiliki 5 akun yang sudah ada market placenya. Lanjutnya, seetelah itu timnya memberikan titik di daerah-daerah pusat seperti Jakarta yang memang berdasarkan google trend. Google trend merupakan sebuah plat form untuk mencari perkembangan sebuah produk yang dibutuhkan di daerah mana saja yang ada di Indonesia. Selain itu produk yang dipasarkan juga harus dibranding sebaik mungkin agar bisa menarik perhatian konsumen dengan cara membuat caption yang menarik sesuai dengan kategori produknya.

“Saat ini jumlah member yang sudah masuk di sistem kami  mencapai 120 orang. Kedepan rencananya kami akan membuka lowongan 100 admin, kemarin kami sudah bermitra dengan Universitas Nahdatul Ulama Al-Ghazali (unugha) Cilacap untuk membuka pelatihan bagi mahasiswa bidik misi yang berjumlah 500 mahasiswa dengan tujuan untuk memberdayakan para generasi muda agar bisa membaca peluang dan tantangan bisnis di era sekarang ini”, demikian tegas Hanif. Hanif berharap dengan usaha yang dilakukannya dapat mengurangi angka pengangguran pemuda yang berusia produktif.

 

Pariwara / Ruang Sponsor
Slot Iklan & Kemitraan Media

Pasang banner promosi atau advertorial bisnis: redaksi@bumiayunews.com

Bagikan:

Artikel Terkait

Dukung Kegiatan Litbang, Pemerintah Berikan Insentif Super Tax Deduction
Ekonomi & Bisnis
5 tahun yang lalu • Admin • ⏱️ 2 mnt

Dukung Kegiatan Litbang, Pemerintah Berikan Insentif Super Tax Deduction

YOGYAKARTA - Pemerintah memberikan insentif super tax deduction untuk kegiatan penelitian dan pengembangan (litbang). Insentif berupa pengurangan penghasilan bruto atas kegiatan penelitian dan pengembangan tertentu di Indonesia tersebut telah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 153 Tahun 2020.

Baca Selengkapnya
Kata Gojek-Grab soal 'Perkawinan' Rp 1.000 Triliun
Ekonomi & Bisnis
5 tahun yang lalu • Admin • ⏱️ 2 mnt

Kata Gojek-Grab soal 'Perkawinan' Rp 1.000 Triliun

Gojek dan Grab buka suara mengenai kabar kedua pihak mencapai kesepakatan untuk penggabungan usaha atau merger. Infonya, dua perusahaan startup terbesar di Asia Tenggara itu telah mempersempit perbedaan pendapat mereka, meskipun beberapa bagian dari perjanjian masih perlu dinegosiasikan.

Baca Selengkapnya
Bagikan ke WhatsApp